Kang DS: Program 99 Hari Kerja, Langkah Akhir Selesaikan Banjir di 3 Kecamatan

Bupati Bandung Terpilih, Dadang Suprtiatna mengajak DPUTR dan BBWS Citarum ke lokasi banjir agar mengetahui tanggung jawab masing-masing. Agar bisa diketahui timeline pengerjaan dan pola sinergitas program. Hal ini sebagaimana rangkaian program 99 hari kerja soal menyelesaikan banjir di tiga kecamatan.

Bupati Terpilih Dadang Supriatna yang akrab dipanggil Kang DS meninjau ke salah satu titik lokasi rawan banjir di Sungai Cikeruh, Desa Tegaluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu 21 April 2021.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung terpilih didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Agus Nuria beserta jajaran dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dan Kepala Desa Tegalluar.

Menurut Kang DS, menyelesaikan masalah banjir harus dilakukan oleh seluruh pihak yang mana setiap pihak terkait paham akan tugasnya masing-masing. hal ini ia tegaskan karena sebelumnya selalu ada istilah saling tuding tanggung jawab. Alhasil banjir di Kabupaten tidak selesai.

“Nah, supaya tidak saling tuding kewenangan, maka mereka dibawa ke lapangan untuk bisa mengetahui dan saling mengetahui tentang tanggung jawab masing-masing, dan mau meminta timeline kapan bisa selesai dan melakukan sinergitas program,” jelas Kang DS.q

Kang DS menjelaskan peninjauan ke lapangan ini dalam upaya penanganan masalah banjir di Kabupaten Bandung yang merupakan salah satu program 99 hari kerja Pasangan Bedas, khususnya di wilayah Kecamatan Cikancung, Cicalengka dan Kecamatan Rancaekek.

“Kami bertemu dan berdiskusi, juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan, dalam upaya mencari solusi bersama untuk mengatasi masalah banjir di Kabupaten Bandung,” kata Kang DS>

Ia berharap sinergi ini menjadi langkah awal yang baik, sehingga masalah banjir di tiga kecamatan tersebut bisa selesai.

“Insya Allah dalam Program 99 Hari kerja bisa selesai masalah banjir di tiga kecamatan ini,” ucapnya.

Kang DS pun akan melakukan koordinasi dengan Bupati Sumedang yang dimediasi oleh Pemprov Jawa Barat terkait banjir di Rancaekek yang kerap mendapat imbas banjir kiriman dari Kabupaten Sumedang.

“Nanti rencananya kita buatkan semacam Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkab Sumedang agar jangan sampai permasalahan banjir ini merugikan salah satu daerah.” ungkapnya.

“Bukan dengan Pemkab Sumedang saja, tapi juga antar perbatasan daerah seperti dengan Pemkot Bandung, Pemkot Cimahi dan Pemkab Bandung Barat,” kata Bupati Bandung terpilih.

Penulis: Haydar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *