Hardiknas: Serentak bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar, Syaiful Huda Ingatkan Nadim Konsolidasi Menyeluruh

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah hari nasional yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa.

Pada tahun ini, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) jatuh pada hari Minggu, 2 Mei 2021. Adapun tema peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 adalah “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

Tema yang diangkat di Hari Pendidikan Nasional 2021 ini berangkat dari gebrakan Kementerian Pendidikan dan Budaya dan Riset Teknologi, Nadiem Makarim yang mencanangkan program Merdeka Belajar.

Gagasan merdeka belajar pun memiliki relevansi dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan yang mempertimbangkan aspek keseimbangan cipta, rasa, dan karsa.

Di lain pihak, Ketua komisi X DPR RI, Syaiful Huda menyebutkan, Kunci bagi pelaksanaan program Merdeka Belajar adalah kesiapan pengelola sekolah dan para guru.

Mengingat adanya otonomi daerah, pengelolaan sistem pendidikan terpusat di tingkat kabupaten/kota untuk tingkat SD dan SMP. Sementara untuk tingkat SMA ada di tangan provinsi.

Huda mengingatkan program sebagus apa pun dari pusat, selalu lemah ketika sudah ditataran pelaksanaan di lapangan. Hal ini disebabkan tidak maksilmalnya proses konsolidasi hingga struktur paling bawah.

” Ada persoalan yang cukup kompleks dan belum terurai dalam hubungan antara pusat dan struktur paling bawah atau ujung tombak di lapangan,” jelas Huda.

“Saya menyarankan Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim secara serius melakukan konsolidasi dengan Kepala Dinas Pendidikan di level kabupaten/kota,” terang Huda.

Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan program Merdeka Belajar dapat diimplementasikan secara utuh hingga sekolah-sekolah di pelosok Indonesia yang dikordinasikan oleh Kepala Dinas Pendidikan di level kabupaten/kota.

Konsolidasi menyeluruh dapat membantu persiapan implementasi dari program Merdeka Belajar, baik dari segi fasilitas seperti, ketersediaan gedung sekolah, laboratorium, maupun kebersihan dan kenyamanan sekolah. Bahkan hingga ke ranah pengembangan guru untuk meningkatkan kemampuan ajar-mengajar.

Penulis: Haydar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *