Sidkon Djampi: Desa Tulang Punggung Negara

Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Barat, Sidkon Djampi kerap kali menggemakan ‘ tulang punggung pembangunan Indonesia ada di desa’–sepanjang Kunjungan Kerjanya di Kabupaten Subang. Oleh karena itu, Pihaknya meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar berperan penuh dalam mengembangkan potensi-potensi Desa.

Pada kunjungan kerjanya, Sidkon Djampi temui unit-unit usaha yang sedang dikembangkan yakni, desa wisata di kecamatan Ciater, produksi arang di Desa Cisaat, pengelolaan sampah dan produksi ternak ikan di Desa Tanjung Wangi. Menurutnya, potensi desa itu harus didukung secara maksimal terutama oleh DPM Desa, baik dari sisi manajemen keuangan dan administratifnya.

” Sangat menarik dan prospektif apa yang sedang dikembangkan. Tinggal bagaimana pendampingan dan pembinaan manajemen keuangan dan administratif nya, ” terang Sidkon.

Sementara itu tugas utama pengembangan Desa adalah DPM; kendati demikian, Sidkon selaku Komisi I DPRD berharap, komisi bisa menjadi pembina dan mendukung keberlangsungan kemajuan desa melalui regulasi. Maka, kunjungan kerja ini sebagai langkah awal yang mana menjaring aspirasi dan informasi supaya regulasi yang dibentuk di kemudian hari tepat guna.

“Kami berharap komisi bisa menjadi pembina walaupun itu tugas dari DPM Desa, kami akan support dari sisi regulasi. Untuk itu kami menjaring aspirasi dan informasi secara langsung, bagaimana rumusan pengembangan BUMDes harus hidup berkembang dan memberikan masukan bagi PADdes,” ujar Sidkon, Kamis (20/5/2021).

Desa Tulang Punggung Pembangunan Indonesia

Kunjungan kerja Sidkon Djampi dalam menyerap aspirasi dan informasi secara langsung terkait perkembangan unit usaha Desa di Kabupaten Subang, Kecamatan Ciater banyak menemui unit usaha desa yang sedang berkembang salah satunya, produksi arang di desa Cisaat.

Menurut keterangannya, produksi arang desa Cisaat harus ditopang keberlangsungan perjalanan perniagaannya, supaya dapat terus berproduksi. Selain itu, produksi arang Cisaat tak hanya dipasarkan di Jawa Barat, tapi lakukan pemasaran di mancanegara.

Oleh karena itu, Sidkon mengharapkan pihak DPM pun untuk ikut andil juga dalam pengembangan Bumdes produksi arang, supaya produksiannha tidak mengalami penurunan dan dapat memperkaya jenis produksi.

Menurutnya dalam memperkaya jenis produksi, dapat mengeluarkan produk-produk arang untuk kesehatan, kecantikan, kuliner dan sebagainya. Sehingga dapat memperluas jejaring pasar internasional dan menciptakan lapangan kerja sesuai jenis kebutuhan produksi arang.

Mengakhiri keterangannya, Sidkon berupaya dari pihak komisi I DPRD Jawa Barat juga sekaligus berharap pada pihak terkait pengembangan Bumdes untuk lakukan pendampingan secara maksimal baik dari segi manajemen keuangan, administrasi dan workshop pengembangan individu penyelenggara unit usaha.

Penulis: Haydar

AFFiNE