Rapat Dengar Pendapat Panja Guru Honorer, Syaiful Huda: Tanpa Guru, Apakah Kita Ada?

Pada Rapat Dengar Pendapat Panja dengan sejumlah Rektor, sebagai narasumbernya, Ketua Komisi X, Syaiful Huda terus mengingatkan Panja dan mendesak pemerintah tentang program satu juta Guru PPPK. Bahkan Huda menegaskan, profesi yang paling utama diangkat jadi pegawai pemerintah sebagai PNS adalah Guru.

Panja PGTKH-ASN Komisi X DPR RI Rapat Dengar Pendapat dengan Rektor Universitas Negeri Padang, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Rektor Universitas Negeri Manado, dan Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, terkait masukan dan evaluasi proses GTK Honorer menjadi ASN dan Basis data GTK Honorer, asal sekolah dan sertifikasi pada Senin, (24/5/2021).

Panitia Kerja (Panja) Pengangkatan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Menjadi Aparatur Sipil Negara (PGTKH-ASN) Komisi X DPR Rl menyampaikan beberapa poin penting sebagai tanggapan dari pendapat para narasumber tersebut di antaranya:

1. Meminta pemerintah dalam melakukan pembenahan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) diantaranya dengan perbaikan sarana-prasarana dan prekrutan calon mahasiswa yang memiliki minat dalam mengajar sehingga LPTK menjadi sumber perekrutan guru yang berkualitas.
2. Meminta pemerintah memperhatikan kualitas guru secara profesional dari aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif dalam melakukan seleksi 1000.000(satu juta) guru PPPK.
3. Meminta pemerintah untuk membuat pemetaan kesiapan anggaran pemerintah daerah dalam melaksanakan program sejuta Guru PPPK.
4. Mendorong pemerintah melakukan pengaturan afirmasi yang lebih profesional dan terperinci pada Guru 3T (tertinggal, , SLB, PAUD dalam seleksi sejuta guru PPPK.
5. Mendesak pemerintah menuntaskan program sejuta guru PPPK pada tahun 2021 supaya permasalahan kekurangan dan pemerataan guru di setiap jenjang dapat terselesaikan.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefri menyebutkan, isu tentang Guru dari tahun ke tahun adalah kesejahteraan, ketidakadilan, eksploitasi dan HAM. Berdasar temuan itu, Ganefri menyinggung pemerintah bahwa selama ini program pemerintah menyoal guru masih belum efektif.

Bahkan, menurutnya, perbedaan kebijakan pada guru honorer di daerah/antar sekolah menyangkut gaji dan kesempatan, salah duanya, menimbulkan keresahan dan kecemburuan sosial.

Dalam penyemapaian pendapatnya itu, Ganefri  bangga dengan desakan Syaiful Huda pada pemerintah. Menurutnya, Syaiful Huda yang mendesak pemerintah untuk tuntaskan sejuta guru PPPK, akan menjawab polemik yang tengah berlangsung di lapangan selama menahun.

Syaiful Huda menyinggung kejadian yang belakang ini terjadi tentang guru PAUD terlilit Pinjol di Malang. Ia pun menerangkan, pemerintah sudah seharusnya menuntaskan program sejuta guru PPPK tersebut, karena kejadian belakangan ini, dan deretan kisah pilu guru honorer yang kerap terjadi sudah seharusnya ditindak lanjuti; sambungnya, perlu pertimbangan apa lagi untuk menuntaskan program sejuta guru PPPK itu.

Dalam keterangannya pun, Syaiful Huda menegaskan tentang peran Guru yang sudah seharusnya diprioritaskan. Pada keterangannya, Ia mengatakan profesi yang paling utama yang diangkat jadi pegawai pemerintah sebagai PNS adalh Guru. Tandasnya, sudah tak perlu dipertanyakan lagi kenapa, profesi-profesi lain seperti dokter, pemerintah dan sebagainya dicetak oleh Guru.

Penulis: Haydar




AFFiNE