Inisiatif PKB dalam Menjaga Imun Rakyat

Vaksinasi jadi upaya paling utama setelah prokes untuk menghadapi pandemi. Presiden Jokowi menargetkan vaksinasi 71,7 juta dosis hingga Desember 2021. Namun, bulan Juli 2021, vaksinasi baru mencapai 34 Juta dosis. Mungkinkah target 71,7 juta vaksin terlaksana?

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah untuk masalkan program vaksin sampai tingkat desa. Menurut pria yang akrab dipanggil Gus Muhaimin ini, penyelenggaraan vaksin saat ini hanya fokus di perkotaan. Padahal tingkat keinginan akan vaksin sudah meningkat.

Gus Muhaimin yang mengketuai penangan covid-19 DPR RI pun mengingatkan, di desa akses informasi lewat digital minim. Dengan adanya program vaksin, tenaga kesahatan bisa sekalian mengedukasi masyarakat yang masih menolak untuk divaksin.

Olehkarena itu, sambil menunggu diwujudkannya program desa sentra vaksin. Gus Muhaimin tak tinggal diam. Ia mengintruksikan seluruh kader DPW untuk menggelar vaksinasi. Bahkan, memfokuskan program foodbank untuk mendahulukan penyitas covid-19—pasien dalam isoman, untuk diberi manfaat foodbank.

Pada hari minggu (11/7), kader PKB Jawa Barat menggelar vaksinasi di kantor DPW PKB yang berlokasi di Jl. K.H Ahmad Dahlan Kota Bandung. Tak hanya vaksinasi gratis, peserta vaksin pun diberi vitamin herbal.

Vaksinasi bertema Ayo Perkuat Imun dengan Vaksin berlangsung pada pukul 9-12 siang hari. Dalam waktu tiga jam, vaksinasi yang diinisiasi PKB sukses menvaksinasi 200 peserta. Selain itu, PKB pun sembari memberitahu peserta vaksin untuk mendaftarkan warungnya di Foodbank untuk menghadapi pandemi dengan pemulihan ekonomi kerakyatan.

Untuk diketahui, vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 42 juta dosis. Target pemerintah bulan Juli ini34 juta dosis, Agustus 43,7 juta, September 53 juta, Oktober 84 juta, November 80,9 juta, dan Desember 71,7 juta. Keterangan tersebut dikutip dari twiter Presiden Jokowi pada 1 Juli Lalu.

Penulis: Haydar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *