Usai Audiensi Fraksi PKB akan Libatkan Sema UIN Bandung dalam Proses Pembuatan Perda

Rencana pengesahan kebijakan tak jarang menuai penolakan. Mahasiswa sebagai elemen masyarakat yang punya akses intelektual ke pemerintahan berperan penting dalam mengawasi terjadinya penyalahgunaan kekuasaan. Untuk mengoptimalkan langkah pengawalan tersebut, Senat mahasiswa UIN Bandung gelar audiens bersama DPRD Jawa Barat.

Senat mahasiswa UIN Bandung menggelar audiensi bersama Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Fraksi PKB, Oleh Soleh, di aula rapat Fraksi PKB DPR Jabar pada Rabu (10/11).

Audiensi yang bertemakan “Menciptakan Legislator Muda yang Berkarakter” dihadiri secara langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Oleh  Soleh serta Ketua Fraksi PKB, Sidkon Djampi.

Dalam keterangan terpisah, Ketua Senat UIN Bandung, Regyta menyatakan mahasiswa berperan penting dalam mengawal perumusan kebijakan. Namun selama ini pengawalan tersebut baru sebatas merespon kebijakan yang sudah ada.

Seperti permasalahan akibat rencana pengesahan beberapa undang-undang yang terkesan bermasalah oleh DPR periode 2014-2019 diantaranya, RUU KUHP, RUU Pertahanan, RUU ketenagakerjaan  hingga RUU KPK hasil revisi.

Dan belakangan ini menyangkut Peraturan Mendikbudristek nomor 30 tahun 2021 tentang PPKS karena mengedepankan prinsip konsensional dalam menentukan kasus kekerasan seksual di kampus.

Akibat dari ke-alfaan menyerap aspirasi rakyat, mahasiswa pun merespon hal tersebut dengan melakukan gerakan demonstrasi.

Sementara itu, Oleh mengaku bangga atas inisiatif mahasiswa UIN Bandung yang bertekad melahirkan legislator muda di tataran kampus. Namun, Ia berharap mahasiswa terlibat penuh dalam mengawal kebijakan.

” Ya, mahasiswa seharusnya terlibat dalam proses pembuatan Perda, Musyawarah perencanaan pembangunan hingga memonitori kinerja dewan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis pada Rabu, (10/11).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *