Komisi X Minta Pelaku Kekerasan Seksual di FiSIP Unri Dicopot

Dekan FISIP Universitas Riau (Unri), Syafri Harto, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau terkait kasus pencabulan seorang mahasiswi. Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, meminta Syarif Harto dicopot dari jabatan dan status dosennya.

“Kami menilai dosen Universitas Riau Syarif Harto layak dicopot jabatannya baik sebagai dosen maupun sebagai Dekan Fisip Universitas Riau. Status tersangka dugaan pencabulan kepada mahasiswi bimbingan skripsinya sungguh membuat kita semua merasa miris. Betapa tidak seorang dosen yang harusnya menjadi role model bagi anak didiknya, tetapi malah melakukan tindakan tidak senonoh di saat melakukan kegiatan akademis,” kata Huda, Jumat (19/11/2021).

Lantas Huda menilai jika di ruang akademik tidak bisa dikatakan aman dari bahaya tindak kekerasan seksual. Data kekerasan kampus yang berhasil direcord terdapat 174 kasus kekerasan seksual di 79 kampus dan 29 kota. Kasus sebenarnya bisa jadi jauh lebih tinggi karena banyak kasus yang tidak berhasil dilaporkan.

Melihat kondisi yang prihatin ini, Huda meminta Permendikbud 30/2021 sangat diperlukan. Sebab kejadian kasus ini terus berulang dan nyaris tidak ada tanggapan serius.

“Kasus dugaan pencabulan di Universitas Riau ini menjadi bukti jika kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi memang seringkali terjadi. Ironisnya para pelaku ternyata tidak hanya kalangan mahasiswa, tetapi mereka-mereka yang mempunyai otoritas dalam hal ini dosen, tenaga kependidikan, hingga staf kampus. Maka di sini signifikansi adanya Permendikbud 30/2021 tentang Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Dekan FISIP Unri Tersangka

Polisi sebelumnya menetapkan Dekan FISIP Universitas Riau Syafri Harto sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara.

“Melalui proses gelar perkara, telah ditetapkan status tersangka terhadap Saudara SH (Syafri Harto) dalam kasus tindak pidana dugaan perbuatan cabul,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Kamis (18/11).

Selain penetapan tersangka, penyidik mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan kepada jaksa penuntut umum.

“Penyidik akan segera melakukan pemanggilan terhadap SH untuk diperiksa sebagai tersangka,” kata Sunarto.

Rektorat Bahas Status Tersangka

Pimpinan rektorat kemudian memastikan akan rapat untuk menentukan status Syafri sebagai dekan.

“Nanti kami akan rapat untuk bicarakan sama semua pimpinan universitas seperti apa,” ujar Wakil Rektor II Unri Prof Sujianto, Kamis (18/11).

Selain rapat, Sujianto menyebut pimpinan kampus Unri belum mendapat surat resmi dari Polda Riau terkait penetapan tersangka.

“Belum ada kami terima (surat penetapan tersangka Syafri Harto). Karena ini masih ada acara,” katanya.

Haydar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *