Rocky Gerung: Gus Muhaimin Pemimpin Terbuka yang Dibutuhkan Bangsa Indonesia





Pemikir dan Pengamat Politik Rocky Gerung mendorong agar para politisi yang akan berkontestasi di Pilpres 2024 membangun sikap terbuka pada ide dan gagasan pemikiran terkait masalah utama Indonesia di berbagai sektor.

Sebabnya, kata Rocky, keberaadaan buku berisi pemikiran populis dan gagasan inklusi dalam politik membuat politisi terhubung dengan gagasan yang dibutuhkan untuk kesejahteraan publik.

“Supaya bangsa ini terhubung dengan jalan pikiran, bukan hanya dengan jalan tol,” kata Rocky dalam forum diskusi dan peluncuran buku “Mata Air Indonesia Maju: Kumpulan Gagasan Untuk Cak Imin” yang digelar Rumah Politik Kesejahteraan (RPK) di Foodcourd Garuda, Medan (19/6/2022).

Meski demikian, Rocky menyebut kehadirannya tidak menandai dia Timses Gus Muhaimin.

“Saya datang untuk memastikan Cak Imin berani dan mau menjalankan gagasan baik dalam buku ‘Mata Air Indonesia’ ini,” ujar Rocky.

“Saya bukan pendukung Cak Imin, tapi pengarah,” jelasnya disambut riuh tepuk tangan sekitar seratus peserta diskusi.

Buku “Mata Air Indonesia Maju” sendiri berisi 62 tulisan dengan beragam tema dan ide keindonesiaan masa depan.

Pembaca disuguhi delapan tema meliputi soal: Ekonomi Inklusif-demokrasi ekonomi, SDM dan jaminan sosial untuk semua, hingga masalah Hak Asasi Manusia dan Tantangan dunia digital.

Para penulis makalah dalam buku tersebut di antaranya adalah: Adriana Elisabeth, Alfrizal Malna, Arie Sujito, Dian Kartika Sari, Ester Jusuf, Teguh Dartanto, Lily Hikam, Binny Buchori, Timer Manurung.

Kemudian ada Hanif Dhakiri, Sugeng Bahagijo, Sudibyo Markus, Handrawan Nadesul, Laus Deo Calvin Rumayom, Teuku Kemal Fasya, Yanuar Nugroho, I Ngurah Suryawan, dll.

Sementara itu, Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab dipanggil Gus Muhaimin dalam kata pengantar buku tersebut, menyatakan Indonesia masa depan harus dipandu dengan ide-ide besar masa depan.

“Biarlah masa lalu berlalu. Biarlah masa lalu menjadi pengalaman dan pelajaran bagi kita semua,” ungkap Gus Muhaimin.

Ia melanjutkan, ide-ide besar masa depan itu adalah: bahwa setiap warga adalah penting dan harus dilindungi-dilayani setara, lepas dari kelas sosial, agama dan suku bangsanya.

“Sumber daya perlu dikelola secara bersama dan bukan hanya dikuasasi oleh korporasi. Dan dengan cara itu, Indonesia berjuang keras untuk menghentikan kesenjangan-ketimpangansosial ekonomi,” tandas Gus Muhaimin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.