Sumedang, 3 Januari 2024 – Calon Wakil Presiden RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), melakukan kunjungan ke lokasi terdampak gempa di Babakan Hurip, Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (3/1/2024). Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa. Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin menyapa warga, berdialog secara langsung dengan masyarakat, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan kebutuhan para korban terdampak gempa. Kehadiran Gus Muhaimin di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan semangat bagi warga yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Selain memberikan perhatian kepada masyarakat, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, diharapkan dapat membangun rasa kebersamaan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mempererat hubungan antara masyarakat dengan PKB. Program Kunjungan Gus Muhaimin ke Lokasi Gempa Sumedang memiliki beberapa tujuan utama, yaitu memberikan dukungan moral kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap korban bencana, meningkatkan citra Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta elektabilitas Gus Muhaimin di kalangan masyarakat terdampak bencana, serta membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat melalui kehadiran langsung di lokasi bencana.
Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat yang terdampak gempa di wilayah Babakan Hurip, Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Melalui kunjungan tersebut, diharapkan terbangun semangat gotong royong, solidaritas, dan optimisme masyarakat dalam menghadapi proses pemulihan pascabencana.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadiran Gus Muhaimin di lokasi bencana menjadi simbol kepedulian sekaligus komitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pada saat terjadi bencana alam.
